Muslimah dan Entrepreneur

2:38 PM

Bismillaahirrahmaanirrahiim...

Ilmu yang masih ‘fresh from the oven’ di dapat Chintia Harvianty Putri sebagai lulusan Sarjana Ekonomi yang baru disandangnya beberapa minggu lalu, membuat dirinya kini ingin menyalurkan dan membagi ilmu marketing dan bisnis nya yang telah ia pelajari di  bangku perkuliahan melalui tulisan.

Sebuah kata entrepreneur yang tak asing didengar dan saya sedang berusaha untuk meluruskan arti kata tersebut. Jika sebagian orang menyebut bahwa entrepreneur adalah sebuah pekerjaan (red: berwirausaha saja/orang yang berjualan), maka saya berpendapat arti tersebut kurang tepat. Bagi saya, entrepreneur itu adalah sebuah sikap/jiwa. Sikap yang membawa seseorang ke arah yang lebih kreatif, inovatif, dan mempunyai mental yang kuat.
Berbicara tentang entrepreneur, diakui bahwa saat ini banyak wanita muslimah yang berjiwa entrepreneur baik pada bidang bisnis, ataupun bidang lainnya. Seorang wanita muslimah yang cerdas dalam berbisnis, pandai dalam mengajar, menjadi penggerak lembaga sosial, dan jiwa-jiwa entrepreneur lainnya.

Entrepreneur dibagi menjadi 3 kelompok dimana ada yang dinamakan Intrapreneur, Social Entrepreneur, dan Business Entrepreneur.  Intrapreneur yaitu dimana seorang menjadikan dirinya sendiri sebagai sumber daya untuk melakukan pekerjaannya. Sebagai contoh, banyak sekarang muslimah yang semangat sebagai pengajar (guru/dosen), seorang dokter/perawat, aktris/model yang memiliki sikap entrepreneur dimana ia menjadi seorang guru/dosen/dokter/perawat/aktris/model yang cerdas, inovatif dan pastinya mempunyai kreatif untuk selalu melakukan hal-hal baru.

Lalu dengan Social Entrepreneur yaitu dimana sebuah kegiatan melibatkan banyak orang yang bertujuan untuk mengajak seseorang, contohnya banyak muslimah yang kini menjadi penggerak gerakan sosial/komunitas, atau pendiri lembaga yang memiliki jiwa entrepreneur sehingga orang-orang banyak yang tertarik mengikuti dan bergabung bersama.

Lantas bagaimana dengan Business Entrepreneur? Ini yang paling banyak diminati oleh muslimah saat ini, terlebih kita sekarang berada pada zaman digital yang sangat mudah melalukan kegiatan ini yaitu menjual suatu produk barang/jasa atau sering disebut dengan berwirausaha.

Berkaitan dengan entrepreneur, seorang muslimah haruslah mempunyai jiwa entrepreneur. Setiap muslimah harus memiliki sikap yang kreatif, inovatif dan mempunyai mental yang kuat dalam bidang pekerjaan apapun. Bagi muslimah yang masih pelajar/mahasiswa manfaatkanlah kesempatan waktu disela-sela kesibukan belajar untuk bisa berkarya, karena disaat itu termasuk usia produktif yang harus di explore sebanyak-banyaknya. Bagi muslimah yang sudah bekerja atau berkeluarga teruslah berkarya sesuai bidang masing-masing.

Saya yang saat ini sedang berusaha merealisasikan profesi impian saya untuk menjadi Inspirator Muslimah Entrepreneur yang saling berbagi tentang muslimah dan entrepreneur dengan harapan para muslimah berjiwa entreprenuer bisa mempertahankan kemuliaannya sebagai seorang muslimah ditengah-tengah kesibukan pekerjaannya, juga tetap berprestasi dan menginspirasi.

Jadi, mau pilih di bidang apa? Sebagai seorang intrapreneur, social entrepreneur, atau business entrepreneur? Apapun bidangnya, tujuannya hanya ridha Allah ya dear ^_^

Tulisan Muslimah dan Entrepreneur ini diikutsertakan dalam IHB Blog Post Challenge


Tangsel, 15 Maret 2015

You Might Also Like

3 comments

  1. Insya Allah suatu saat nanti aku bs jadi intrapreneur.. Amin..
    goodluck challenge-nya yaaa.. :D

    ReplyDelete
  2. Aamiin.. Makasih mbak sudah mampir, salam kenal yaa :)

    ReplyDelete
  3. Menjadi ketiganya juga bisa lho dan Fenny sedang menuju arah itu ;)

    ReplyDelete

Blogger Perempuan

IHBlogger

Subscribe